Adhyastha Prasaja
TUJUH
BELAS TAHUN
Adhyastha Prasaja itu
namaku, aku sering disapa Dias aku adalah seorang anak tunggal yang sekarang
tinggal bersama ibunda tercinta, karena ayahku telah meninggal karena suatu
penyakit waktu aku masih kecil dulu, sewaktu kecil aku adalah seorang anak yang
sangat aktif,periang senang bermain
dengan teman-teman, sekarang aku berumur
17 tahun dan sekolah disalah satu sekolah menengah atas dikabupaten
soppeng. nah sedikit aku jelasin tentang kota kelahiranku ini. Kabupaten Soppeng adalah salah satu Kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan,
Indonesia. Ibu kota kabupaten ini
terletak di Watansoppeng.
Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.359,44 km2 dan
berpenduduk sebanyak kurang lebih 223.826 jiwa (2010). Akhir-akhir ini aku
sangat senang bermusik, yah menyanyi sambil bermain gitar, entah kenapa saat
bermusik semua kegelisahan yang ada dikepalaku seolah menghilang untuk beberapa
saat. Hobi bermusik kalah dengan hoby berolahraga sehingga berlari satu putaran
dilapangan saja nafasku sudah mulai pengap hehe.
Aku lahir dikota kecil dengan
adat bugis yang kental oleh sebab itu aku jadi lebih sering memakai bahasa
bugis ketimbang bahasa Indonesia akan tetapi disini semua yang aku ceritakan
memakai bahasa Indonesia jadi tenang saja pasti semua mengerti kok, yah
terkecuali kalau tidak mengerti bahasa Indonesia sih heheh. Oh iya aku
ceritakan sedikit pengalaman iya mungkin kalian akan menganggapku aneh, begini
sewaktu kecil entah dari kalian punya kebiasaan-kebiasaan yang sama sepertiku atau hanya aku saja yg
begini hehe, jadi waktu kecil itu ayah suka memelihara ikan dirumah bentuknya
tidak sebesar ikan hiu atau paus pastinya,, tapi kalau tidak salah ikan cupang
atau ikan mas koki, nah jadi dulu itu aku pernah ada kejadian lucu sama
ikan-ikan ini, waktu kecil kan ya namanya masih anak-anak mungkin gemes liat
ikannya terus aku ambil dari akuarium dan ikannya aku masukin kemulut terus ada
ibu aku dong yang tiba-tiba lewat, dia mungkin curiga liat aku di depan
akuarium jongkok dan liat akuarium tapi tidak ada ikannya, ibu aku langsung
nanya dong, ade ikannya mana? Aku ga jawab, kalau aku jawab otomatis ikannya
kan bakalan keluar seua dari mulut aku, jadi aku diam saja, ibuku bertanya
lagi, terus aku tidak menjawab untuk yang kedua kalinya, tiba-tiba ibuku ngebuka
mulut aku dan semua ikan yang aku masukin tadi kemulut aku itu muncrat keluar
dari mulut aku, sontak ibu aku pasti shock dong, ya siapa sangka anak kecil
umur 6 tahun masukin beberapa ikan cupang kemulutnya ditambah ikannya masih
hidup lagi, seketika pada saat itu juga aku yah seperti yang dilakuin anak
kecil pada umumnya ya pasti duduk diam tanpa kata, kayak judul lagu gitu hehe,
ibuku marah besar waktu itu, aku tidak bisa berkutik sama sekali, tapi Cuma
satu bentuk perlawanan yang bisa kupakai waktu itu yaitu menangis dan berteriak
sekencang mungkin heheh. Begitulah kenalanku sejak kecil yah aku memang begini
orangnya, jadi wajar dong kalau kelakuanku ini masih kubawa sampai sekarang,
bahkan teman-temanku sudah pada tau bagaimana sifatku. setelah libur sekolah
hampir usai.
Komentar
Posting Komentar